Perbedaan If-Else dan Switch Case dalam Bahasa C

Bahasa C

Perbedaan If- Else dan Switch Case.

  1. Switch, kondisi hanya dinyatakan dengan bilangan bulat atau karakter/string sedangkan IF-ELSE yang dapat menggunakan operasi seperti <, >, <= dan >=.
  2. Tidak ada konstanta yang sama dalam sebuah switch.
  3. Angka yang digunakan harus berkisar diantara 0 – 255.
  4. Harus menggunakan break,  Gunanya untuk mengakhiri statement.
  5. Ada default, ini bisa dibilang sebagai ‘Else’nya Switch Case.

 

 

 

 

 

Contoh penggunaan If-Else :

 

#include <stdio.h>

#include <stdlib.h>

int main()

{

int kode;

printf(“Masukan Kode [1 atau 2] : \n”);

scanf(“%d”,&kode);

if (kode == 1)

{

printf(“Anda Menginputkan angka 1″);

}

else if (kode == 2)

{

printf(“Anda Menginputkan angka 2″);

}

else

{

printf(“Anda salah menginputkan kode”);

}

return 0;

}

Contoh penggunaan switch-case :

#include <stdio.h>

#include <conio.h>

int main ()

{

int kode;

printf (“Masukan Kode [1 atau 2]? \n”);

scanf (“%d”, &kode);

switch (kode)

{

case 1 :

{

printf (“Anda menginputkan angka 1″);

break;

}

case 2 :

{

printf (“Anda menginputkan angka 2″);

break;}

default :

{

printf (“Anda salah menginputkan Kode”);

break;}

}

return 0;

}

Happy Coding…. ^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s