PEDOMAN DESAIN INTERFACE

•Desain interface pemakai sangat dipengaruhi o/ pengalaman desainer
•Banyak referensi yg menyajikan serangkaian pedoman desain HCI yg a/ menghasilkan interface yg ramah dan efisien
•Ada 3 kategori pedoman desain HCI: interaksi umum, tampilan informasi dan entri data
Interaksi umum [pedoman yg biasa dipakai]
•Konsisten; gunakan format yg konsisten u/ pemilihan menu, input perintah, tampilan data, dan banyak lagi fungsi lain yg ada pada sebuah HCI
•Berikan umpan balik yg sangat berarti; berikan umpan balik auditori dan visual kpd user u/ memastikan  bahwa ada komunikasi 2 arah
•Mintalah verifikasi thd sembarang aksi destruktif yg signifikan; ex: hapus file à tambahkan message yakin?/ tidak
•Ijinkan kemudahan pembatalan sebagian besar aksi. Ex: undo
•Kurangi jumlah informasi yg harus diingat di antara aksi2; user tidak diharapkan u/ mengingat daftar angka / nama2 shg mereka dapat menggunkannya lagi pada fungsi berikutnya
•Usahakan adanya efisiensi dalam dialog, gerakan, pemikiran. Ex: jarak pergeseran mouse berjalan harus dipertimbangkan, penekanan tombol
•Memaafkan kesalahan; sistem harus melindungi dirinya sendiri dari kesalahan yg dapat menyebabkan kegagalan pd sistem
•Kategorikan aktivitas menurut fungsi dan atur geografi layar secara sesuai
•Sediakan fasilitas help yg sensitif konteks
•Gunakan verbal aksi yg sederhana / frasa verbal pendek u/ menamai perintah
Tampilan informasi
•Menampilkan hanya informasi yg relevan dengan konteks yg ada. Ex: user tidak boleh across data, menu dan grafik yg tdk ada hubungannya
•Jangan membanjiri user dg data, gunakan format representasi yg memungkinkan aimilasi informasi yg cepat. Ex: penggunaan grafik
•Gunakan label2 yg konsisten, penyingkatan standar, dan warna yg dapat diprediksi
•Ijinkan pemakai u/ memelihara konteks visual
•Hasilkan pesan kesalahan yg berarti
•Gunakan huruf besar dan kecil, pengelompokan teks sesuai kebutuhan
•Gunakan jendela u/ menggolongkan tipe2 informasi yg berbeda
•Gunakan tampilan analog u/ merepresentasikan informasi yg lebih mudah diasimilasikan dg bentuk representasi ini
•Pertimbangkan ketersediaan geografi layar tampilan dan gunakan secara efisien
Input data
•Minimalkan jumlah aksi input yg dibutuhkan dari pemakai
•Jagalah konsistensi di antara tampilan informasi dan input data
•Ijinkan pemakai mengkustomasi input
•Interaksi harus fleksibel tetapi juga diatur ke mode input yg disukai user
•Nonaktifkan perintah yg tidak sesuai di dalam konteks aksi yg sedang berlangsung
•Biarkan user mengontrol aliran interaktif
•Sediakan help u/ membantu semua aksi input
•Hilangkan input “mickey mouse”. Ex: berika nilai default shg tidak terjadi ambiguitas
DESAIN PROSEDURAL
•Pemrograman terstuktur. Ex: urutan , kondisi, pengulangan (u/ membatasi desain prosedural PL ke sejumlah operasi kecil yg dapat diprediksi)
•Notasi desain grafis. Ex: flowchart
•Notasi desain berbentuk tabel
•Bahasa desain program/ program desain language (PDL)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s