Jaringan Komputer : Bab 1

Definisi
Komunikasi :   adalah suatu sistem yang dipergunakan oleh seseorang/lembaga/alat dalam memberikan suatu pesan kepada orang/lembaga/alat, dengan harapan orang dalam suatu lembaga yang menerima pesan (user) tersebut melalui suatu peralatan mengerti/memahami isi pesan tersebut. Sehingga dia mampu melanjutkan kegiatannya, serta mampu mengambil suatu kebijaksanaan dalam memutuskan kelanjutan suatu pekerjaan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Elemen Sistem Komunikasi Pokok
Orang yang memberi pesan.
Orang yang menerima pesan.
Pesan yang disampaikan.

Elemen Sistem Komunikasi penunjang
Media penyimpanan data (input).
Media penyaluran/Proses data.
Media penampilan data (uotput).

Jarak Komunikasi
Jarak dekat langsung.
Jarak dekat melalui media.
Jarak menengah, Jauh dan sangat Jauh

Data yang didefinisikan sebagai suatu fakta (keterangan) di masa yang lalu dari suatu kejadian (action), benda dll yang dapat berbentuk suara (Audio), gambar (Video) atau karakter (Digital). Keterangan ini masih belum mampu digunakan untuk suatu kegiatan (action) saat ini atau di masa yang akan datang dan sebagai bahan mentah suatu proses pengolahan data menjadi informasi.

Contoh :
data adalah simbol, kode, abjad, kata, subbagian dari struktur Informasi seperti nama orang, nama toko, nama jalan

Informasi didefinisikan sebagai suatu hasil pengolahan data yang dapat dipergunakan untuk suatu kegiatan (action) saat ini, atau di masa yang akan datang. Informasi ini sudah membentuk suatu struktur data yang dapat memberi suatu keterangan yang lengkap dari data tersebut, sehingga apabila ada data yang hilang maka informasi akan menjadi salah.
Contoh :
Nama :  Seno
Alamat :  Jl. Sudirman No. 8
Pekerjaan :  Mahasiswa
Tgl lahir :  17 Agustus 1965
Tempat lahir: Jakarta

Komunikasi data pada prinsipnya adalah proses komunikasi yaitu proses pertukaran informasi. Arti pertukaran informasi yang dimaksud adalah terjadinya transfer informasi dari pengirim ke penerima sehingga informasi dapat dimengerti oleh tujuan proses komunikasi. Ibarat orang mengirimkan surat, maka surat tersebut tidak hanya sampai pada orang yang dikirimi, tetapi juga dibaca dan dimengerti maksudnya oleh orang yang menjadi tujuan surat tersebut.

Berdasarkan data yang dikirimkan, komunikasi dapat dibedakan menjadi komunikasi analog dan komunikasi dijital. Jika sinyal informasi berupa sinyal kontinyu, maka komunikasi tersebut merupakan komunikasi analog. Sedangkan untuk sinyal informasi dijital seperti kode ASCII, sinyal percakapan dan gambar dijital maka komunikasi tersebut dinamakan komunikasi dijital. Skema modulasi yang digunakan juga berbeda, untuk komunikasi analog menggunakan modulasi konvensional (AM atau FM) sedangkan komunikasi dijital menggunakan modulasi FSK, PSK atau QAM beserta turunan masing-masing jenis modulasi tersebut. Saat ini komunikasi elektronik berusaha menggunakan sinyal informasi dijital, misalnya komunikasi telepon

Komunikasi data muncul setelah adanya teknik digital sehingga sinyal analog dapat diujudkan dalam sinyal digital menggunakan sebuah perangkat yang disebut dengan Analog to Digital Converter (ADC). Konsep komunikasi data adalah menggabungkan prinsip komunikasi antara dua buah komputer sehingga masing-masing komputer dapat melakukan pertukaran data. Dengan demikian komponen dasar yang diperlukan dalam komunikasi data mirip dengan komponen komunikasi pada umunya dengan tambahan terminologi yang lebih menjelaskan tentang komunikasi data digital. Komponen dasar dari komunikasi data adalah pesan, pengirim, saluran, penerima, dan protokol

Sistem satu arah (Simplex) adalah suatu system komunikasi yang hanya dapat memberikan (mengirim) pesan saja, tapi tidak dapat menerima pesan dari tempat lain ( komunikasi satu arah ). Sistem ini, dipergunakan untuk stasiun radio, stasiun televisi.

Komunikasi half-duplek adalah komunikasi dua arah tetapi secara bergantian dalam melakukan komunikasi karena saluran dipergunakan secara bersama-sama (lebih dari dua pihak pengguna saluran). Contohnya radio komunikasi seperti CB (Citizen Band). Pada saat sedang mengirim pesan, maka tidak dapat mendengarkan atau sebaliknya. Apabila ada dua stasiun mengirim pesan bersama-sama, maka akan terjadi jamming dan pihak ketiga ada kemungkinan dapat mendengarkan salah saatu dari mereka atau kadang tidak bisa mendengarkan pesan yang mereka sampaikan jika daya yang dipancarkan seimbang

Sistem dua arah (Duplex dibagi menjadi Full Duplex dan Half Duplex) adalah suatu system komunikasi yang dapat digunakan untuk memberikan (mengirim) pesan, dan juga dapat digunakan untuk menerima pesan dari tempat lain. System ini, dipergunakan untuk keperluan percakapan langsung maupun melalui telephone, pengiriman  dan penerimaan Sort Message System (SMS), pengiriman dan penerimaan elektronik mail, teleconference, ATM, dsb.

Ada dua kategori transmisi sinyal yang melewati sebuah media, yaitu:
(1) transmisi baseband
(2) transmisi broadband.

Jika sinyal informasi baik analog ataupun dijital dikirimkan secara langsung melalui medium, maka komunikasi tersebut merupakan transmisi sinyal baseband. Contohnya pengiriman sinyal yang terjadi pada Ethernet Card untuk jaringan LAN dan komunikasi menggunakan interkom. Sedangkan komunikasi sinyal informasi menggunakan sinyal pembawa atau sinyal termodulasi, maka komunikasi tesebut menggunakan sistim transmisi broadband.
Sifat penting yang selalu diingat jika sebuah sinyal memasuki sebuah medium, maka sinyal tersebut akan mengalami perubahan bentuk atau terjadi korupsi sinyal. Hal ini disebabkan adanya pengaruh noise yang menyatu dalam sinyal tersebut dan pengaruh redaman darai medium sehinga sinyal yang dihasilkan berbeda dengan sinyal aslinya.

Cara-cara untuk mempertahankan supaya sinyal pesan yang dikirim dapat diterima dengan baik di sisi penerima ini disebut dengan pengkodean saluran (Line Coding).

Berdasarkan jumlah saluran yang digunakan dalam mengirimkan data digital, transmisi data digital dapat dibedakan menjadi:
1.Pengiriman secara paralel
2.Pengiriman secara serial
-sinkron
-tak sinkron.
Hirarki transmisi data digital ditunjukkan pada

Transmisi data secara paralel adalah mengirimkan seluruh data bit secara bersamaan. Misalkan sebuah data dinyatakan dalam 8 bit (bit = binary digit). Transmisi data secara paralel akan membutuhkan 8 buah saluran untuk mengirimkan masing-masing bit. Keuntungan transmisi secara paralel ini adalah setiap data 8-bit dapat dikirimkan sekaligus sehingga proses komunikasi dapat berlangsung cepat. Namun memiliki kelemahan yaitu boros kabel karena untuk data n-bit akan membutuhkan n buah saluran dan sangat tidak efektif jika jarak komunikasi sangat jauh.

Transmisi data digital secara serial adalah transmisi data digital yang dilakukan dengan menggunakan sebuah saluran. Pengiriman data dilakukan per bit. Misalkan data dinyatakan dalam 8 bit, maka pengiriman dilakukan mulai dari bit pertama (bit-0) sampai dengan bit kedelapan (bit-7). Dengan demikian untuk data 8 bit membutuhkan 8 kali pengiriman. Keuntungan sistem adalah saluran komunikasi hanya membutuhkan satu saluran sehingga sangat efektif untuk jarak komunikasi yang jauh, namun punya kelemahan waktu pengirimannya menjadi lebih lama dan perlu pewaktuan yang tepat (sinkronisasi) untuk menyusun bit per bit yang diterima menjadi data 8 bit kembali.

Transmisi data secara serial tak sinkron akan menambahkan bit awal yang disebut dengan istilah start bit sebelum mengirimkan bit data yang pertama sebagai tanda permulaan pengiriman atau permulaan data, dan menambahkan bit akhir atau stop bit setelah pengiriman bit data yang terakhir sebagai tanda bahwa pengiriman seluruh bit data sudah selesai dan akan dimulai dengan data berikutnya. Selain itu, setiap pengiriman data diberikan waktu sela untuk membedakan kelompok data yang satu dengan yang lainnya. Dengan demikian, jika data dinyatakan dengan 8 buah bit, maka transmisi data serial tak sinkron akan membutuhkan waktu untuk melakukan pengiriman sebanyak 10 kali pengiriman, 8 kali untuk seluruh bit data dan 2 kali untuk mengirimkan start bit dan stop bit, dan masih ditambah waktu sela antar data.

Transmisi data secara serial sinkron akan mengirimkan bit data yang pertama sampai dengan bit data terakhir secara berturutan, dan antara kelompok data yang satu dengan yang lain juga tidak ada waktu sela. Dengan demikian, transmisi data secara serial sinkron akan mengirimkan seluruh data secara berturutan tiap bit per bit secara terus menerus. Tugas mengelompokkan bit per bit menjadi data diserahkan sepenuhnya pada penerima

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s