PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK : BAB 1

Pengembangan Sistem dan Krisis Software

Topik Bahasan

  • Sejarah
  • Perlunya Paradigma Baru
  • Costs dan Benefits Objek

1. Sejarah

  • Pada tahun 1950 dan 1960, analisa sistem tidak terstruktur dan terorganisasi dengan baik.
  • 30 puluh tahun berikutnya dilakukan perbaikan-perbaikan
  • Namun software masih mengalami banyak bug
  • Kode program untuk suatu proyek software menjadi semakin banyak(berjuta baris program)

 

  • Backlogs
  • Invisible backlogs

Backlogs menyebabkan 2 hal

  1. End user Computing
    pengembangan seluruh atau sebagian sistem berbasis komputer oleh pemakai (user)
  2. Pencarian cara yang lebih baik untuk pengembangan sistem
  • Reliability(dpt dipercaya)

Apa yang menyebabkan dilakukannya maintenance software dan backlogs?
Error program, design yang buruk > maintenance software menjadi sulit, memakan banyak waktu dan menghabiskan dana yang mahal > terjadi backlogs

Reliability berkaitan dengan 3 hal berikut ini :
Flexibility > kemampuan sistem menangani suatu transaksi atau event/kejadian yang tidak biasa, tidak terduga
Resilence > Kemampuan sistem beradaptasi ketika dilakukannya maintenance. Dalam artian ketika maintenance dilakukan dan terdapat perubahan, maka tidak terjadi/timbul masalah baru.
Quality > Membangun sistem/software dengan baik, benar, tepat waktu, tidak crash, mengerjakan task dengan benar.

2. Perlunya Paradigma Baru

  • Banyak manajer yang tidak paham betapa kompleksnya pengembangan software
  • Penggunaan hacker dan pemula pada pengembangan software
  • Professional yang telah ketinggalan zaman
  • Konsultan yang bagus sangat mahal
  • Tuntutan ROI (Return of Investmen) terhadap proyek software yang dilakukan
  • Lahir paradigma baru yaitu Objek Oriented dalam rekayasa perangkat lunak.
  • Memandang sistem adalah sekumpulan objek-objek yang saling berinteraksi.

dengan kata lain

  • Berorientasi objek adalah mengorganisasikan perangkat lunak sebagai kumpulan objek-objek diskrit yang bekerja sama antara struktur data dan behaviour.

3. Costs dan Benefits Objek
Benefit

  • System Stability
  • Maintainability
  • Reusable software components
  • Reality-based systems
  • Data accessibility
  • User involvement and ownership

System Stability
Resilence to change > sebuah program atau sistem informasi setelah diinstal dan running, sesuai dengan perjalanan waktu dapat mengalami maintence atau modifikasi sesuai kebutuhan user. Nah ketika proses tersebut dilakukan, sistem dikatakan resilence to change jika modifikasi tersebut tidak menimbulkan masalah baru pada sistem yang telah dibangun, dengan waktu yang singkat dan biaya yang sedikit.
Resilence dan stability ini dapat kita dapatkan dari objek.karena sistem benar-benar dirancang untuk mendukung bisnis user yang berdasarkan pemahaman dasar akan kebutuhan data pada bisnis user daripada hanya sekedar pemenuhan laporan atau query ad hoc

Maintainability
Metode sebelum objek cenderung dibuat berdasarkan kebutuhan laporan dan kebutuhan sekarang, sehingga ketika terjadi maintenance menjadi lebih sukar.
Metode berorientasi objek menghasilkan sistem yang lebih siap untuk proses maintenance dan peningkatan kualitas.

Reusable software components
Hasil analisa rekayasa perangkat lunak dan kode program dapat digunakan ulang. Reusable software components ini dapat dilakukan oleh adanya feature inheritance dan polimorphism. Contohnya pengembangan library untuk object classes pada JavaBean yang dapat digunakan ulang.

Reality-based systems
Memberikan gambaran yang lebih akurat terhadap operasi bisnis user dan kebutuhan informasinya. Sehingga nantinya sistem yang telah jadi akan lebih cocok,sesuai dengan kebutuhan aktual user untuk menjalankan bisnisnya.

Data Accessibility
Design database didasari oleh pemahaman dari data user dan relasi antar data.

User involvement and ownership
User dapat dilibatkan dalam pengembangan sistem karena menggunakan konsep objek yang lebih mudah dipahami oleh user meskipun berasal dari disiplin ilmu yang berbeda-beda. Sehingga analisa sistem dapat sesuai dengan apa yang diinginkan oleh user.

Costs of Objects:

  • Software yang telah diinstal harus diubah
  • Legacy system adalah sistem yang telah ketinggalan zaman yang telah ada dan harus tetap digunakan untuk waktu yang belum dipastikan
  • Training Ulang
  • Bahasa pemrograman baru
  • Konsep baru
  • Perlu rencana yang matang untuk proses konversi ke Objek.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s